Infeksi Jamur di Mulut

     Infeksi Jamur di Mulut


Infeksi jamur tidak hanya di area kulit atau alat kelamin saja, ternyata infeksi jamur bisa menyerang mulut  manusia.Bila di dalam mulut mulut kamu terdapat ruam atau bintik putih aneh seperti sariawan berhati-hatilah karena hal itu bisa disebabkan oleh jamur jenis candida yang berkembang biak di mulut kamu.

Apa saja sih ciri-ciri mulut yang infeksi jamur?

Yuk cari jawabanya disini!
Kenapa bisa terjadi infeksi jamur di mulut?
Jenis jamur candida biasanya yang menyebabkan mulut terinfeksi, jamur candida memang sudah ada di dalam mulut, saluran pencernaan dan kulit tapi jumlahnya sangat kecil, jamur candida ini biasanya dikendalikan oleh bakteri lain yang ada pada tubuh sehingga jumlahnya seimbang dan tidak menyebar luas.
Tapi terkadang penyakit atau obat tertentu seperti kortikosteroid atau antibiotik bisa mengganggu keseimbangan jamur dan bakteri di dalam tubuh.
Ketika populasi jamur candida tidak terkendali, saat itulah infeksi jamur akan menyerang mulut.
Tanda-tanda mulut terinfeksi


Hal pertama yang harus kamu perhatikan terkait dengan mulut yang terinfeksi jamur adalah adanya lesi atau bercak berwarna putih di dalam area mulut seperti lidah, tenggorokan dan dinding mulut.
Selain itu, jamur pada mulut bisa muncul di dalam gusi, amendel, atau bagian belakang tenggorokan kamu. Infeksi jamur pada mulut ini bisa menimbulkan rasa sakit dan bisa saja menimbulkan darah saat kamu menggosok gigi. Dalam kasus yang parah , infeksi jamur dapat menyebar ke dalam kerongkongan dan menyebabkan:
-Rasa sakit saat menelan makanan/minuman.
-Perasaan bahwa makanan menempel di tenggorokan atau di tengah dada kamu.
-Terjadi demam jika infeksi sudah menyebar di kerongkongan.
Terkadang jamur penyebab sariawan pada mulut juga bisa menyebar ke area tubuh yang lain, seperti paru-paru, hati dan juga kulit.Namun hal ini lebih sering terjadi pada penderita sakit kanker dan HIV atau seseorang yang sistem imun tau kekebalan tubuhnya lemah.

Siapa saja yang rentan terkena infeksi jamur?

-Bayi yang menyusui atau baru lahir sangat rentan terkena infeksi jamur
-Penderita diabetes
-Orang yang mengkonsumsi obat-obatan antara lain antibiotik dan obat jenis kortikosteroid atau sejenis hormon steroid.
-Orang-orang yang kekebalan tubuhnya lemah misalnya penderita HIV/AIDS atau pengobatan kemoterapi.
-Perempuan yang sedang mengalami perubahan hormonal, seperti sedang hamil atau pengguna pil KB.

Bagaimana cara mengobati infeksi mulut?

Infeksi jamur di mulut bisa mudah diobati jika kondisi penderitanya sehat-sehat saja, tapi tidak dengan orang yang dengan sistem kekebalan tubuhnya lemah karena akan terjadi lebih buruk dan sulit diobati.
Hal yang bisa kamu lakukan adalah segera konsultasi ke dokter. Dokter akan memberi resep antijamur yang harus kamu minum selam 10-14 hari. Obat yang dianjurkan biasanya berbentuk tablet, pelega tenggorokan ataupun obat cair.Selain itu infeksi bisa menjadi gejala medis lainya dokter akan meminta kamu menjalani tes lain untuk mengidentifikasi masalah jamur pada mulut lebih lanjut.
Lebih baik mencegah daripada mengobati!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel